Mengenal 5 Organ Tubuh Manusia Beserta Fungsinya yang Vital

3 min read

Mengenal 5 Organ Tubuh Manusia Beserta Fungsinya yang Vital

Ada pepatah tak kenal maka tak sayang, hal ini juga berlaku bagi organ tubuh manusia beserta fungsinya. Sejak kita masih kecil, kita telah diajari nama-nama bagian tubuh manusia, namun seiring kita beranjak dewasa tidak begitu banyak yang memahami secara mendalam fungsi dari bagian-bagian tubuh tersebut.

Padahal, dengan memahami fungsi dari masing-masing bagian tubuh, apalagi yang sifatnya vital, dapat membantu kita dalam melakukan upaya-upaya prevensi agar bagian-bagian tubuh tersebut tidak mudah terserang penyakit dan tetap prima kinerjanya bahkan meskipun kita sudah semakin tua.

Beberapa Organ Tubuh Manusia Beserta Fungsinya yang Perlu Kita Ketahui

Ada beberapa organ tubuh yang sangat penting karena menjalankan fungsi vital untuk menunjang metabolisme tubuh kita. Organ-organ tubuh tersebut antara lain otak, jantung, paru-paru, ginjal, dan hati. Tentunya, ini tidak berarti organ tubuh lainnya tidak penting. Semua anggota tubuh sama pentingnya dan berkoordinasi satu sama lain untuk membentuk kondisi homeostatis tubuh.

Otak

Ketika mempelajari organ tubuh manusia beserta fungsinya, biasanya otak-lah organ pertama yang akan kita pelajari. Hal ini karena fungsi utama otak adalah menerima informasi dari seluruh tubuh, menerjemahkan informasi tersebut, dan memandu tubuh untuk mengeluarkan respon yang tepat.

Ada banyak informasi yang dapat diterjemahkan oleh otak, di antaranya adalah bau, cahaya, suara, bunyi, dan nyeri. Otak juga mengatur fungsi tubuh yang sangat penting seperti pernafasan, membantu tubuh mengatur tekanan darah, dan melepaskan hormon-hormon tertentu.

Otak dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), diensefalon, dan batang otak. Masing-masing bagian memiliki fungsi yang spesifik. Otak besar, misalnya. Bagian ini adalah bagian terbesar dari otak yang bertanggungjawab atas ingatan manusia, bahasa dan bicara, indera, respon emosi, dan masih banyak lagi.

Otak kecil terletak di bagian bawah-belakang otak besar, dan melekat pada batang otak. Otak kecil ini mengontrol pergerakan motorik kasar maupun halus, keseimbangan tubuh, dan menerjemahkan informasi yang diterima oleh panca indera kita (mata, telinga, lidah, hidung, dan kulit). Sedangkan batang otak bertanggungjawab pada fungsi pernafasan, tekanan darah, dan gerak refleks.

Jantung

Dari sekian banyak organ tubuh manusia beserta fungsinya, jantung mungkin satu yang tidak boleh Anda lewatkan. Organ yang satu ini hanya sebesar genggaman tangan orang dewasa. Namun, dapat dikatakan inilah otot yang paling kuat dalam tubuh kita karena untuk melakukan fungsinya memompa darah ke seluruh tubuh, jantung harus berdenyut seratus ribu kali dalam sehari.

Jantung terletak di tengah dada, dengan ujung bawah mengarah sedikit ke kiri. Pada orang dewasa, jantung berdenyut 60 – 80 kali dalam semenit. Pada bayi, jantungnya dapat berdenyut lebih cepat yakni 70 – 180 kali dalam semenit.

Jantung bertugas memompa darah ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah (yang terdiri dari pembuluh darah dan pembuluh limfatik), membawa oksigen dan nutrisi untuk diedarkan ke seluruh sel tubuh. Dalam perjalanan kembali ke jantung, darah kita akan membawa karbondioksida dan limbah metabolisme lainnya untuk dikeluarkan.

Dr. Lawrence Phillip, seorang ahli jantung dari NYU Langone Medical Center di New York mengungkapkan bahwa jaringan di seluruh tubuh harus ternutrisi secara konstan agar tetap aktif. Itulah sebabnya mengapa peran jantung sangat penting. Karena, apabila jantung terganggu kemampuannya untuk mensuplai darah (yang mengandung oksigen dan nutrisi) ke jaringan, jaringan di seluruh tubuh akan mati.

Paru-paru

Ketika mempelajari jantung sebagai salah satu organ tubuh manusia beserta fungsinya, organ yang satu ini tidak boleh ketinggalan. Tidak hanya karena letaknya yang saling berdekatan dengan jantung, namun fungsinya juga saling berkaitan.

Paru-paru manusia adalah organ yang menyerupai spons yang mengisi rongga dada dan menyusun sebagian besar dari saluran pernafasan. Tugas utama mereka adalah untuk menyediakan oksigen bagi pembuluh kapiler, sehingga oksigen tersebut dapat diteruskan ke pembuluh darah.

Paru-paru kanan terdiri dari tiga lobus, sedangkan paru-paru kiri hanya memiliki dua lobus. Hal ini karena paru-paru kiri yang letaknya paling dekat dengan jantung, sehingga ‘hilang’nya satu lobus tersebut adalah untuk menyediakan ruang bagi jantung.

Pada setiap paru-paru terdapat kantong-kantong yang disebut alveolus. Dalam setiap alveolus terdapat sel darah putih yang disebut dengan makrofag. Ketika bakteri maupun polusi udara masuk ke paru-paru, makrofag akan mencaplok bakteri maupun polutan tersebut agar tidak terbawa dalam aliran darah.

Ketika kita menarik nafas, paru-paru akan mengembang. Ketika kita menghembuskan nafas, paru-paru akan mengempis namun tidak sampai kolaps. Hal ini karena adanya suatu cairan yang disebut dengan surfaktan, yang diproduksi oleh sel-sel khusus pada paru-paru. Surfaktan tersusun dari protein dan lemak, dan membantu mencegah terjadinya infeksi paru.

Ginjal

Pentingnya mempelajari organ tubuh manusia beserta fungsinya adalah untuk mencegah masalah kesehatan yang sering kita ketahui, sebut saja cuci darah. Apabila Anda menjumpai rekan atau kerabat yang menjalani cuci darah rutin, maka itu artinya ada masalah kesehatan yang menyerang ginjal.

Ginjal manusia ada 2 buah, yang terletak di bawah tulang rusuk, masing-masing di sebelah kiri dan kanan tulang belakang. Setiap hari, kedua ginjal tersebut dapat menyaring hingga 140 liter darah untuk menghasilkan 1-2 liter urine yang terdiri dari cairan dan limbah metabolisme.

Urine yang dihasilkan ginjal akan mengalir ke kandung kemih melalui dua otot berbentuk silinder yang disebut dengan ureter, masing-masing terletak di kanan dan kiri kandung kemih. Di kandung kemih inilah urine ditampung. Otot kandung kemih tadinya berada dalam posisi rileks.

Baru ketika urine sudah mulai memenuhi kandung kemih, sinyal-sinyal akan dikirimkan menuju otak untuk memerintahkan individu agar buang air kecil. Pengosongan kandung kemih dimulai ketika urine dialirkan menuju otot silinder lainnya yang disebut uretra, yang terletak di bagian dasar kandung kemih.

Dengan demikian jelas bahwa ginjal membantu agar darah tetap berada pada komposisinya yang stabil. Ginjal mencegah terjadinya penumpukan sisa-sisa metabolisme dan ekstra cairan dalam tubuh. Selain itu, ginjal menjaga kadar elektrolit dalam tubuh (seperti misalnya sodium, potassium, dan fosfat) agar tetap stabil, menjaga tekanan darah, memproduksi sel-sel darah merah, dan memelihara kekuatan tulang.

Hati

Tidak beda dengan ginjal, salah satu fungsi hati di antaranya adalah mengatur komposisi darah yang meliputi seberapa banyak glukosa, protein, dan lemak yang mengalir di dalamnya. Hati membuang bilirubin, amonia, dan sampah metabolisme lain dari dalam darah (bilirubin adalah sisa pemecahan hemoglobin dari sel darah merah).

Di hati jugalah tempat untuk memproses sebagian besar nutrisi yang diserap oleh usus, dan mengubah nutrisi tersebut menjadi bentuk yang siap digunakan oleh tubuh. Salah satu bentuk nutrisi siap pakai yang diproduksi oleh hati adalah kolesterol dan albumin.

Organ tubuh manusia beserta fungsinya yang dipaparkan dalam penjelasan di atas adalah organ dalam. Tentunya, ada banyak lagi organ tubuh yang menjalankan fungsi yang penting; panca indera, tulang, dan otot, misalnya. Diharapkan dengan memahami fungsi organ-organ tubuh, timbul kesadaran untuk menjaga kesehatan agar organ-organ tersebut dapat tetap berfungsi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *