Kebiasaan Baik yang Berdampak Positif pada Anak

1 min read

Kebiasaan Baik yang Berdampak Positif pada Anak

Anak adalah cerminan hidup orang tua. Secara garis besar hampir seluruh sifat anak menuruni dari orang tua. Dengan demikian jika Anda tidak ingin anak Anda bersifat buruk, maka berilah contoh kebiasaan yang baik setiap hari. Melakukan segala aktivitas sederhana yang mampu membuat anak Anda tertarik untuk ikut melakukan. Namun dengan syarat semua hal yang akan Anda lakukan harus bersifat positif. Segala kebiasaan orang tua yang dilihat oleh anak pasti akan mudah ditiru, terlebih lagi jika Anda melakukan setiap hari.

Anak kecil cenderung memiliki otak yang mampu mengingat dengan jelas. Anak kecil juga tidak mudah lupa terhadap apa yang mereka lihat. Sebagai orang tua tentu harus mengajarkan segala sesuatu yang bernilai positif bukan? Maka dari itu Anda harus mengajarkan kebiasaan baik kepada anak Anda. Apa saja yang bisa Anda lakukan di rumah? Ada banyak hal mulai dari yang sederhana yang membuat anak mudah meniru. Untuk lebih jelasnya beberapa kebiasaan yang berdampak positif pada anak telah dirangkum di bawah ini.

Membiasakan Minta Maaf dan Terimakasih

Dari yang sederhana menjadi luar biasa. Salah satu hal yang sangat sederhana yaitu mengucapkan minta maaf ketika melakukan kesalahan, dan mengucapkan terimakasih jika menerima sesuatu. Kedua ucapan ini sudah seharusnya diajarkan pada anak-anak saat masih kecil. Apapun kesalahannya semua harus dipertanggungjawabkan dengan ucapan maaf. Sama halnya dengan segala sesuatu yang diberi, dari yang berharga hingga tak bernilai harus mengucapkan terimakasih.

Berbicara Dengan Nada Halus

Mungkin ada beberapa orang tua yang suka berbicara keras kepada siapapun ketika di hadapan anaknya. Mereka berpikir bahwa hal tersebut tidak akan menganggu pikiran anak-anak. Padahal sedikitpun Anda melakukan sesuatu pasti akan menarik perhatian anak Anda untuk menirunya. Maka dari itu agar anak Anda tidak terpengaruh hal buruk maka ajarkan dia mulai dari yang paling basic atau dasar. Kepada siapapun orang tua harus mengarjakan berbicara halus meskipun dengan hewan sekalipun.

Mengetuk Pintu Sebelum Memasuki Ruangan Orang Lain

Anak kecil akan terasa mustahil jika masuk ruangan orang lain tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan buruk hingga dewasa, maka sebagai orang tua harus mengajarkan hal ini kepada anak. Ruangan apapun jika itu milik orang lain harus didahului dengan mengetuk pintu. Setelah itu meminta izin masuk kepada pemilik ruangan. Hal demikian juga bertujuan agar tidak ada hal buruk yang terjadi jika tidak izin sebelum memasuki ruangan orang lain.

Menutupi Mulut Saat Batuk dan Bersin

Kebiasaan yang keempat juga mengajarkan arti sopan santun. Anak Anda harus diajarkan pentingnya menutup mulut saat batuk dan bersin. Selain agar tidak menyebarkan virus, itu juga menandakan sebagai arti kesopanan. Terlebih lagi jika sedang berkumpul dengan banyak orang. Mulai dari hadapan anak kecil hingga dewasa saat bersin dan batuk harus ditutup mulutnya.

Membersihkan Diri Sebelum dan Sesudah Tidur

Membersihkan diri belum tentu mandi. Tetapi anak Anda juga harus diberi contoh kebiasaan berupa gosok gigi sebelum tidur, cuci tangan dan kaki sebelum tidur. Hal ini tidak hanya diajarkan oleh orang tua saja. Bahkan hampir semua orang di dunia ini mengajarkan tentang kebersihan. Terlebih lagi anak-anak pasti aktif bermain yang membuat badan menjadi bau dan kotor maka harus segera dibersihkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *