Inilah Sejuta Manfaat Daun Dewa yang Menakjubkan

3 min read

Inilah Sejuta Manfaat Daun Dewa yang Menakjubkan

Selayaknya namanya, daun dewa ternyata memiliki khasiat dan manfaat yang luar  biasa bagi kesehatan. Gynura divaricata merupakan nama latin dari daun dewa.

Berikut akan disajikan informasi mengenai khasiat dan manfaat daun dewa bagi kesehatan, cara pengolahan serta dosis yang pas untuk dikonsumsi dan menghindari efek samping dari kelebihan dosis daun dewa. Selamat membaca!

Karakteristik Tumbuhan serta Khasiat dan Manfaat Daun Dewa bagi Kesehatan

Daun dewa merupakan tumbuhan tegak yang memiliki batang daun pendek dan berbentuk segilima. Ujung daunnya lancip, bertoreh serta memiliki warna hijau keunguan. Daun dewa juga memiliki bunga yang tumbuh di ujung batangnya. Kelopak bunga daun dewa berwarna hijau dan berbentuk seperti cawan atau mangkok. Benang sarinya menyerupai jarum dan berwarna kuning.

Tumbuhan ini tumbuh pada daerah tropis pada ketinggian 200 – 800 meter di atas permukaan laut. Tidak hanya daunnya yang dibudidayakan namun bagian umbinya juga dapat dipanen dan diolah menjadi bahan obat. Usia daun dewa dapat di panen ketika mencapai 6 – 8 bulan. Kemudian, umbi daun dewa dapat ditanam kembali dan dibudidayakan ulang untuk memproduksi daun dewa yang baru.

Berikut adalah beberapa kandungan dalam daun dewa yang berkhasiat bagi kesehatan. Serta sifat zat tersebut dan manfaatnya bagi kesehatan, antara lain:

1. Saponin

Saponin merupakan jenis zat aktif yang bersifat sebagai pembersih serta mengikat air. Dengan mengkonsumsi daun dewa secara rutin, kandungan saponin akan membantu mengikat kelebihan lemak maupun racun dalam darah manusia. Mengeluarkannya bersamaan dengan air seni atau proses berkemih.

Karena kandungan saponin inilah, daun dewa sangat bermanfaat bagi penderita gangguan ginjal maupun penderita obesitas ataupun kegemukan. Cukup mudah untuk mendapatkan efek saponin dari daun dewa, ambil dan bersihkan beberapa daun dewa yang telah cukup usia kemudian rebus dalam air mendidih sebanyak 500 ml hingga daun layu dan air tersisa separuh.

Konsumsi rebusan daun dewa tersebut secara rutin 2 kali dalam sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Perlu Anda waspadai setelah rutn mengkonsumsi rebusan daun dewa Anda akan mengalami sering kencing dan hal tersebut merupakan proses yang normal untuk mengeluarkan racun serta lemak berlebih dalam tubuh Anda.

2. Minyak atsiri

Kandungan kedua yang dimiliki oleh daun dewa adalah kandungan minyak atsiri. Minyak atsiri tidak hanya dimiliki oleh daun dewa. Minyak ini juga ditemukan dalam lavender atau tumbuhan bunga mawar dan dinikmati aromanya sebagai aromaterapi. Selain itu, minyak atsiri juga memiliki manfaat sebagai penurun demam, penyembuh sakit kepala, sakit perut dan berbagai keluhan lainnya.

Untuk mendapatkan kandungan murni minyak atsiri dari daun dewa tentulah Anda harus melalui proses yang cukup panjang yakni proses destilasi atau pemurnian kandungan minyak atsiri dari daun dewa. Namun, jika tidak memungkinkan untuk melakukan proses tersebut terutama ketika Anda mengalami kondisi darurat di lapangan terbuka. Maka cukup remat atau tumbuk daun dewa dan letakkan pada bagian tubuh yang sakit atau terluka.

Sakit akan dapat berkurang dan luka akan mengalami percepatan penyembuhan dan pengeringan. Untuk luka bakar, Anda dapat menambahkan sedikit gula merah pada tumbukan daun dewa. Untuk luka memar, tambahkan daun jarak dan tumbuk bersamaan kemudian letakkan pada permukaan tubuh yang memar.

3. Flavonoid

Flavonoid merupakan kandungan ketiga yang dimiliki oleh daun dewa. Flavonoid memiliki khasiat sebagai antioksidan. Mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini, kerutan pada wajah dan sudut mata. Kandungan flavonoid juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya penyakit jantung akibat penumpukan lemak pada pembuluh darah.

Penumpukan lemak dalam pembuluh darah disebut juga sebagai penyakit aterosklerosis. Kandungan flavonoid dalam daun dewa dapat mengikat lemak, mengeluarkan bersamaan dengan proses berkemih.

Untuk mendapatkan manfaat flavonoid dari daun dewa seperti halnya saponin yang telah tersebut di atas. Rebus beberapa daun dewa yang telah berusia 6 – 8 bulan atau cukup tua dalam air sebanyak 500 ml. Tunggu hingga air berkurang hingga 250 ml saja, saring dan minum sebanyak 2 kali sehari. Pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur malam.

4. Tannin dan Polifenol

Jika Anda pernah mendengar kandungan tannin dalam minuman favorit masyarakat Indonesia yakni teh. Ternyata, daun dewa juga memiliki kandungan tersebut. Anda perlu mewaspadai kandungan tannin dalam daun dewa ternyata mampu menurunkan penyerapan zat besi, protein serta mineral dalam tubuh manusia.

Penurunan penyerapan zat besi dalam tubuh dapat berakibat pada terjadinya anemia. Atau kondisi rendahnya jumlah sel darah merah dalam tubuh manusia. Anemia berkepanjangan dapat mempengaruhi konsentrasi, sakit kepala serta dapat menjadi penyebab seseorang pingsan.

Begitu pula yang terjadi ketika kandungan protein dan mineral mengalami penurunan penyerapan dalam tubuh manusia. Tubuh yang kekurangan protein akan menyebabkan penurunan kekebalan tubuh atau sistem imunitas dalam tubuh. Luka tidak akan cepat mengalami penyembuhan serta proses peradangan atau inflamasi tidak akan segera terselesaikan. Oleh karenanya konsumsi rebusan daun dewa tidak boleh lebih dari 2 kali dalam sehari.

Polifenol sendiri merupakan turunan dari tannin. Polifenol bermanfaat sebagai antibakteri dan anti infeksi. Polifenol bermanfaat dalam penyembuhan luka seperti halnya falvonoid. Cukup tumbuk atau remat beberapoa lembar daun dewa dan letakkan di atas luka untuk mendapatkan manfaatnya dalam penyembuhan luka.

5. Asam Klorogenat

Jika Anda pernah mendengar kandungan asam klorogenat pada biji kopi hijau yang bisa membantu Anda membakar lemak dan melaksanakan diet menurunkan berat badan yang sehat. Maka daun dewa juga mengandung asam klorogenat yang sama dengan kandungan asam klorogenat pada biji kopi hijau.

Selain bermanfaat dalam menurunkan berat badan, kandungan asam klorogenat dalam daun dewa bermanfaat dalam menurunkan tekanan dalam darah pada penyakit hipertensi. Meningkatkan mood dan kerja otak atau kognitif Anda serta bermanfaat pula sebagai antioksidan yang menyehatkan kulit.

Konsumsi air rebusan daun dewa untuk mendapatkan manfaat ini. Beberapa apotek juga menjual ekstrak atau dun dewa kering yang dapat dengan mudah diseduh untuk dijadikan teh dan dapat Anda konsumsi tanpa perlu ribet setiap harinya.

6. Alkaloid

Alkaloid adalah kandungan keenam yang sangat berkhasiat dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Alkaloid hampir selalu dapat ditemukan pada bahan herbal atau tumbuhan herbal di Indonesia. Sifatnya tidak berbau, pereda nyeri bahkan dapat menjadi obat penenang karena menekan persyarafan. Karena kandungan alkaloid inilah daun dewa sangat direkomendasikan untuk penyembuhan luka.

7. Vitamin K

Kandungan vitamin K dalam daun dewa dapat bermanfaat sebagai zat pembekuan darah. Mempertahankan kesehatan tulang, memfasilitasi pertumbuhan dan perbaikan sel serta mencegah terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Konsumsi daun dewa dengan dosis yang pas dan tepat serta tidak berlebihan akan membawa dampak kesehatan bagi tubuh. Namun apabila konsumsi daun dewa berlebihan berbagai komplikasi serta efek samping kesehatan dapat terjadi. Semoga atikel ini bermanfaat dan jangan lupa untu menanam daun dewa di pekarangan Anda sebagai tanaman obat keluarga. Salam sehat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *