Cara Membersihkan Lidah Bayi dari Kotoran dan Susu

3 min read

Cara Membersihkan Lidah Bayi dari Kotoran dan Susu

Bagi para ibu yang baru pertama kali memiliki momongan, penting memperhatikan kondisi kebersihan lidah bayi Anda. Biasanya lidah bayi akan sering kotor karena bayi belum bisa membersihkan lidahnya sendiri meski sudah ada air liur di dalamnya. Terutama bagi bayi yang usianya di bawah 6 bulan dan masih mengkonsumsi ASI ekslusif. Biasanya kondisi yang paling sering terjadi adalah warna lidah menjadi putih kekuningan karena tumpukan residu susu. Cara membersihkan lidah bayi perlu diketahui orang tua agar kebersihan lidah tetap terjaga.

Lidah bayi yang berwarna putih bisa disebabkan oleh dua hal, pertama karena ASI atau susu formula yang menumpuk dan lama tak dibersihkan. Warna putih ini cukup mudah dibersihkan dan biasanya segera hilang. Dan penyebab yang kedua adalah infeksi jamur. Lidah bayi yang terinfeksi jamur juga akan berwarna putih, sering disebut dengan lidah putih bayi. Putihnya tidak bisa dibersihkan, tapi diberikan obat. Biasanya warna putih itu tidak hanya pada lidah, tapi juga menyebar ke bagian mulut seperti pipi bagian dalam, gusi hingga bagian mulut belakang.

Cara Membersihkan Lidah Bayi dari Kotoran dan Susu

Kotoran dan susu yang menumpuk pada lidah bayi harus dibersihkan, sebab jika tidak kotoran biasa ini bisa menjadi media tumbuhnya jamur yang akan menginfeksi mulut bayi. Meskipun tidak berbahaya, namun tentu saja akan membuat si kecil rewel dan sulit untuk minum susu. Jadi sedini mungkin, lidah bayi atau mulut bayi harus sering dibersihkan, meskipun yang dikonsumsi hanya ASI atau susu formula saja. Berikut ini langkah-langkah membersihkan lidah bayi:

  1. Ajak si buah hati ceria lebih dulu, buat bayi tertawa dan bersenang-senang lebih dulu untuk memastikan bayi siap dibersihkan dan tidak menangis. Jangan memaksa jika bayi dalam kondisi belum siap.
  2. Bersihkan tangan Anda lebih dulu, lalu ambil lah kain kasa yang juga sudah jelas kebersihan dan sterilnya. Ingat kondisi daya tahan tubuh bayi masih sangat lemah, sehingga Anda harus memastikan setiap benda yang tersentuh bayi terlebih lagi masuk ke dalam mulutnya dalam keadaan steril.
  3. Siapkan air hangat, lalu celupkan kain kasa yang bersih tersebut ke dalam air hangat. Kondisi hangat ini akan disukai bayi dan bayi tidak terkejut dengan suhu yang ekstrim atau dingin. Mulut bayi menyukai suasana yang hangat seperti ASI atau susu formula yang juga hangat, oleh karena itu gunakan air hangat untuk membersihkannya. Pastikan juga air hangat tersebut telah mendidih untuk mengurangi resiko masih adanya kuman dan bakteri di dalam air tersebut.
  4. Hal yang perlu diingat, sebaiknya membersihkan lidah bayi selang waktunya agak lama dari waktu terakhir kali menyusu, ini untuk mencegah bayi muntah dan mengeluarkan air susu yang baru ia minum.
  5. Setelah semua siap, pangku bayi dengan tangan Anda menyangga bagian kepalanya, carilah tempat dengan cahaya yang terang sehingga Anda bisa bekerja dalam waktu yang lebih efektif, kotoran pun bisa lebih dibersihkan dengan baik.
  6. Ajak bayi tertawa lalu membuka mulutnya, masukkan jari telunjuk Anda ke balutan kain kasa lalu mulai lah membersihkan lidah bayi yang terlihat putih. Jika bayi menangis, ajak lagi bayi tertawa dan masukkan lagi tangan Anda, demikian hingga bagian lidah bersih. Biasanya jika hanya tumpukan susu akan lebih cepat bersih.
  7. Jangan terlalu dalam memasukkan jari Anda ke dalam mulut bayi karena bisa memicu bayi untuk muntah, terlebih lagi jika jarak minum susunya tidak lama.
  8. Membersihkan lidah putih bayi tidak bisa sekali saja, tapi harus sering dilakukan setiap hari karena bayi yang hanya mengkonsumsi ASI atau susu formula belum mengkonsumsi makanan apapun untuk membantu membersihkan warna putih pada susu.
  9. Selain bagian lidah, selanjutnya Anda bisa membersihkan bagian gusi bayi dari tumpukan susu. Bagian lain yang juga perlu dibersihkan adalah langit-langit atau pipi bagian dalam dari bayi yang biasanya juga kotor.

Hal-Hal Penting yang Perlu Diketahui dalam Membersihkan Lidah Bayi

Bayi dengan usia di bawah 6 bulan masih dianjurkan untuk mengkonsumsi susu saja, belum ada makanan tambahan apapun. Dan setelah enam bulan ke atas, barulah diberi makanan tambahan untuk pembantu ASI atau susu. Untuk membersihkan lidah bayi di atas enam bulan tentunya tak sulit lagi bagi para orang tua, bisa menggunakan makanan yang dimakannya atau menggunakan air putih.

Sementara untuk bayi di bawah 6 bulan, orang tua yang harus membersihkannya secara langsung menggunakan tangan dan media lainnya. Di masyarakat sering terjadi para orang tua membersihkan lidah bayi mereka menggunakan air putih untuk bayi di bawah enam bulan. Apakah hal ini baik untuk kesehatan bayi?

Selain memahami langkah-langkah membersihkan lidah bayi, penting juga untuk diketahui, sebelum usia 6 bulan, organ-organ tubuh bayi fungsinya masih cukup lemah, termasuk kondisi ginjal sendiri dalam mencerna banyak mineral yang masuk. Air putih mengandung banyak mineral yang harus dicerna di ginjal, sehingga ini akan memberatkan kerja ginjal bayi. Bukan tidak mungkin akan mengalami masalah ginjal yang serius. Oleh karena itu, tidak dianjurkan memberi apapun kecuali ASI atau susu formula kepada bayi yang usianya di bawah 6 bulan.

Bila ingin memberikan air putih untuk bayi di bawah enam bulan untuk membersihkan lidah bayi yang kotor, gunakan secukupnya saja, misalnya dengan beberapa tetes air. Gunakan dengan hati-hati karena biasanya bayi akan mudah tersedak dengan sesuatu yang baru masuk ke dalam mulutnya. Teteskan satu dua tetes saja untuk membantu membersihkan lidah bayi dari kotoran.

Untuk mengurangi resiko pengotoran pada lidah bayi yang berpeluang memunculkan jamur, pastikan juga peralatan minum susu bayi Anda dalam kondisi yang steril. Rebuslah dengan air mendidih dan gunakan bahan botol terbaik yang aman dari resiko pemanasan dan sejenisnya. Ini adalah investasi terbaik Anda untuk menjaga kesehatan bayi.

Termasuk juga saat memberi ASI, pastikan juga kondisi payudara Anda dalam keadaan steril untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan pada mulut atau kulit luar bayi yang bersentuhan dengan kulit Anda.

Bayi usia  di atas enam bulan atau ketika kondisi giginya sudah mulai tumbuh, sudah bisa Anda biasakan mengunjungi dokter gigi anak untuk melihat bagaimana kondisi perkembangan gigi, kebersihan mulut dan lidah. Mengajak bayi sedini mungkin ke dokter gigi akan membantu Anda membiasakan anak yang bisa merawat giginya sendiri, sehingga saat besar nanti ia tak takut lagi untuk datang ke dokter gigi.

Cara membersihkan lidah bayi perlu diperhatikan orang tua juga, tak cukup hanya dengan membawa anak berkunjung ke dokter gigi. Perawatan penting dilakukan orang tua dalam keseharian anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *