8 Efek Buruk Minuman Keras Beralkohol Terhadap Organ Tubuh

3 min read

8 Efek Buruk Minuman Keras Beralkohol Terhadap Organ Tubuh

Banyak sekali perdebatan mengenai minuman beralkohol di kalangan masyarakat, terutama di negara-negara yang menjualnya secara bebas di pasaran. Ada sebagian orang yang berkata bahwa minuman keras memiliki manfaat kesehatan, sementara penelitian memiliki pendapat yang berbeda.

Selain dapat membuat seseorang merasa ketagihan, mengkonsumsi minuman beralkohol dengan kadar tinggi bisa memberikan efek racun yang berbahaya. Tentunya setiap jenis minuman keras memiliki tingkat resiko yang berbeda pula. Semakin tinggi kadar alkohol di dalamnya, maka efek racun pun semakin ganas.

Sayangnya, alkohol sendiri merupakan jenis zat psikoaktif yang paling banyak digemari oleh penduduk dunia. Selain bisa membuat anda ketagihan, efek dari zat tersebut pun sangatlah kuat dalam mengatur suasana hati dan kondisi mental seseorang.

Dengan cara mengurangi perasaan malu dan kesadaran diri, alkohol akan terus mendorong seseorang untuk bertindak di luar batasan-batasan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada saat yang sama pula, minuman beralkohol akan mulai memporak-porandakan isi dari dalam tubuh anda. Beberapa efek buruk yang dihasilkan dari minuman beralkohol sudah kami paparkan secara lengkap di bawah ini.

1. Merusak Hati

Sudah tak perlu dijelaskan panjang lebar lagi jika organ hati anda memainkan peran penting terhadap ratusan fungsi esensial dalam tubuh. Salah satunya adalah untuk menetralisir berbagai macam senyawa racun yang masuk ke tubuh melalui makanan. Untuk alasan inilah, hati menjadi organ yang paling pertama terkena dampak ketika anda mengkonsumsi minuman keras.

Penyakit hati yang disebabkan oleh minuman keras secara kolektif disebut sebagai “Penyakit Hati Alkoholik”, yang mana pertama kali muncul berupa hati berlemak, atau kondisi yang ditandai dengan menumpuknya kadar lemak di dalam sel-sel hati anda. 

Hati berlemak tersebut kemudian akan berkembang secara bertahap terhadap 90% orang-orang yang selalu mengkonsumsi minuman keras dengan dosis di atas setengah ons (15 ml) per harinya. Meskipun bisa muncul tanpa gejala, tetapi untungnya kondisi ini masih mudah untuk diatasi.

Berbeda dengan mereka para pemabuk berat yang malah akan membuat hati mereka menjadi meradang. Dalam skenario terburuk, sel-sel hati anda akan mati dan diganti dengan jaringan parut, sehingga menyebabkan kondisi serius yang disebut sirosis.

Kondisi sirosis tidak akan bisa diatasi dan telah terkait dengan berbagai macam masalah kesehatan lainnya. Jika penyakit ini terus berlanjut, maka anda pun harus melakukan transplantasi hati sebagai satu-satunya pilihan tersisa bagi anda, dan harganya pun tentunya tidak murah.

2. Menyerang Otak

Mengkonsumsi minuman beralkohol terlalu banyak pun dapat memberikan efek negatif terhadap otak anda. Sebut saja etanol yang dapat mengurangi komunikasi antara sel-sel otak dalam jangka pendek. Pada waktu tersebut, tidak jarang anda pun bisa mengalami pingsan serta fenomena yang ditandai dengan kehilangan ingatan atau amnesia.

Meskipun efek tersebut hanya terjadi sementara waktu, tetapi penyalahgunaan alkohol secara kronis dapat menyebabkan perubahan pada otak secara permanen, dan seringkali membuat fungsi otak anda menjadi rusak.

Dikarenakan otak anda sangatlah sensitif terhadap berbagai macam kerusakan, penggunaan alkohol berlebihan tentunya bisa meningkatkan resiko anda terkena demensia dan membuat otak menjadi menyusut seiring dengan berjalannya usia anda.

3. Depresi

Siapa bilang minuman keras bisa mengusir stres anda? Faktanya malah lebih parah, yaitu membuat anda terkena depresi. Sayangnya, depresi dan konsumsi alkohol saling meningkatkan resikonya antara satu sama lain, sehingga lingkaran setan pun akan terjadi di sini.

Faktanya, dikarenakan minuman keras adalah penyebab utama anda terkena depresi dalam jangka panjang, maka dengan berhenti mengkonsumsinya cenderung mampu memberikan efek positif yang begitu besar.

4. Meningkatkan Berat Badan

Obesitas telah menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus diwaspadai karena telah terbukti menjadi biang keladi dari berbagai macam penyakit mematikan. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan berhenti mengkonsumsi minuman keras secara total.

Alkohol sendiri merupakan sumber kalori terbanyak kedua setelah lemak, yaitu dengan kadar 7 kalori per gramnya. Bahkan bir memiliki jumlah kalori yang sama dengan soft-drink bergula tinggi. Sementara wine memiliki kadar 2 kali lipat lebih banyak.

Jadi, jika anda ingin menurunkan berat badan, maka pantrang sekali untuk mengkonsumsi minuman keras karena bisa mengacaukan pola makan dan gaya hidup anda secara total, terutama rasio kalori yang masuk dan yang dikeluarkan.

5. Menyerang Jantung

Penyakit jantung telah menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Banyak sekali jenis dan kategori yang dikelompokkan ke dalam penyakit ini, dimana yang paling umum menyerang orang-orang adalah serangan jantung dan stroke.

Meskipun minuman beralkohol dalam jumlah sedang bisa memberikan efek positif, tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah besar malah akan meningkatkan resiko anda terkena penyakit mematikan tersebut.

Untuk itulah, harap anda menghindari minuman keras secara total terlebih jika sudah memiliki resiko tinggi terkena penyakit jantung dan sindrom metabolik.

6. Diabetes Tipe-2

Meskipun tidak sebanyak penyakit jantung, tetapi diabetes tipe-2 masih menjadi masalah besar bagi kesehatan tubuh kita, yang mana telah menjangkiti sekitar 8% penduduk di seluruh dunia.

Kondisi ini biasanya ditandai oleh kadar gula darah tinggi yang tak wajar dan seringkali disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu sebuah kondisi dimana sel-sel tubuh anda tidak mampu membawa glukosa dan gula dari dalam darah anda.

Tetapi untuk kasus ini mirip seperti penyakit jantung, dimana jika dikonsumsi dalam jumlah sedang malah bisa memberikan manfaat dengan cara mengurangi peningkatan kadar gula darah setelah makan sebanyak 16-37%. Kadar gula darah puasa pun tentunya ikut turun.

Tetapi lain lagi jika anda mengkonsumsinya dalam jumlah besar, karena telah terbukti menjadi penyebab anda terkena berbagai macam penyakit termasuk diabetes tipe-2 yang mematikan.

7. Kanker

Masih berbicara penyakit mematikan, kali ini kanker yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel yang tak wajar di area tertentu di tubuh anda. Dikarenakan alkohol tersebut akan berjalan melalui mulut hingga ke saluran pencernaan setelah diminum, maka jenis kanker akibat alkohol pun terkait dengan area yang telah dilaluinya, termasuk mulut, tenggorokan, usus besar, payudara, dan hati.

Terutama sel-sel dinding mulut dan tenggorokan anda sangatlah rentan terkena efek berbahaya dari alkohol yang telah anda minum tersebut. Bahkan paparan sedikit saja bisa meningkatkan resiko kanker mulut dan kanker tenggorokan hingga 20%.

Persentase resiko pun akan terus meningkat secara pasti seiring dengan kebiasaan anda minum minuman keras tersebut.

8. Cacat Lahir

Faktanya, penggunaan minuman beralkohol telah menjadi penyebab utama cacat lahir di Amerika. Jadi, jangan sampai sejarah tersebut terulang di Indonesia. Sering mengkonsumsi minuman keras pada masa kehamilan pastinya akan menghambat perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam perut anda.

Tidak hanya berefek pada fisik saja, tetapi perkembangan mental, kepintaran, dan perilaku si buah hati anda pun akan terganggu. Sedihnya, cacat tersebut tidak akan pernah bisa diobati dan harus ia derita seumur hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *